Selasa, 24 Desember 2013

Web site terbaik untuk download template blog secara percuma


Sites terbaik untuk download template blog

Selain daripada template yang disediakan oleh blogger.com ataupun yang terdapat di Template Designer, anda juga boleh menggunakan template yang menarik dan percuma.

Jika anda ingin mendapatkan template-template blog yang menarik dan tidak tahu di mana untuk mendapatkannya, di bawah ini tersenarai 12 sites yang menyediakan template blog secara percuma. Anda boleh memilih template mana yang di rasakan menarik dan sesuai mengikut citarasa anda sendiri. 


http://www.bietemplates.com

http://www.finalsense.com

http://btemplates.com

http://www.dantearaujo.net/search/label/Free%20Template

http://www.ourblogtemplates.com

http://www.mytemplatebox.com

http://www.forfreebloggertemplates.com

http://www.bloggertemplatesfree.com

http://www.eblogtemplates.com/templates/blogger-templates

http://www.deluxetemplates.net

http://www.bloggerblogtemplates.com

http://www.chethstudios.net/2009/01/roundup-of-best-blogger-templates.html

Tambahan:

http://www.bloggerstyles.com/

http://lenatoewsdesigns.blogspot.com/

http://www.bloggerthemes.net/

http://leelou-freelayouts.blogspot.com

Modeling Pesawat Tempur 3DS MAX

by http://www.ilmugrafis.com/


Di 3DS MAX, salah satu teknik modeling yang paling mudah adalah teknik Box Modeling. Teknik ini menggunakan objek box sebagai dasarnya, kemudian di modifikasi sehingga membentuk benda yang diinginkan.


Nah, kali inipun saya akan membuat tutorial menggunakan teknik box modeling. saya akan membuat sebuah model pesawat yang sangat super duper sederhana (saking sederhananya…^_^). Kita hanya Bermain-main dengan editable Poly dan ditambah modifier list: Turbo Smoothuntuk sentuhan akhirnya. Let’s begin….

- klik panel Create > Geometry > Box untuk membuat box. Atur parameter Length= 50, Width= 120 dan Height= 35.
box

- Supaya bentuknya bisa dimodifikasi, ubah box menjadi Editable Poly. Caranya, klik kanan box > Convert to > Convert to Editable Poly.
editable poly

- Sekarang, kita akan membuat sayapnya. Aktifkan modus polygon dan pilih polygon bagian kanan dan kiri objek box.  Supaya lebih paham, lihat gambar gan…
modus polygon

- Klik tombol Inset Setting. Pada jendela Inset Polygons yang muncul, atur Inset Amount= 10
inset setting

- Masih dengan posisi polygon yang terseleksi, klik tombol Bevel Setting. Atur Height= 80 danOutline Amount= -4.
Sekarang, objek box sudah mempunyai sayap di kedua sisinya.
bevel setting

- Sekarang, kita akan membuat moncongnya. Pilih moncong….eh, polygon bagian depan, lalu klik tombol Bevel Setting. Atur height=15 dan Outline Amount=-7.
bevel setting

- Untuk bagian atas, kita akan membaginya menjadi dua polygon karena dibagian atas sini, kita akan membuat kaca dan ekor. Aktifkan modus edge lalu pilih dua edge seperti gambar. Untuk memilih dua edge, klik satu edge kemudian klik edge lainnya sambil menahan tombol Ctrl. Setelah keduanya terseleksi, klik tombol Connect Setting.
connect setting

- Nah, atur Segments=1 supaya sambungan hanya satu segmen saja. Sekarang bagian atas mempunyai dua polygon.
segments

- Kembali ke modus polygon. Seleksi polygon atas yang depan dan klik tombol Bevel Setting.
setting

-Atur nilai Height= 22, dan Outline Amount= -10
outline amount

- Sekarang, selesksi polygon bagian atas (yang belakangnya) dan klik tombol inset setting.
Atur nilai Inset Amount=10.
inset amount

- Masih dengan polygon terseleksi, klik tombol Bevel Setting dan atur nilai Height=20, danOutline Amount=-5.
bevel

- Ok, sekarang bentuk kapal sudah mulai kelihatan. Tapi masih sangat mentah karena sudut-sudutnya belum mulus seperti pesawat asli.
sudut pesawat

- Agar bentuk kapal lebih mulus, tambahkan Modifier List: Turbo Smooth.
Klik panel Modify > Modifier List: Turbo Smooth
turbo smooth

- Bentuk pesawat akan menjadi seperti ini....
bentuk pesawat

- Sekarang, supaya pesawat lebih sangar, kita tambahkan rocket di kedua bagian bawah sayap. Untuk membuatnya, seleksi polygon pada bawah sayap memanjang seperti gambar.
tambah rocket

- Dengan Inset dan Extrude, buat agar polygon menebal dan timbul seperti gambar dibawah...
inset dan extrude

- Dengan Inset dan Extrude pula, bentuk agar bagian depan rocket seperti gambar dibawah.
inset dan extrude

- Selanjutnya, dengan tool Select and Scale, perkecil polygon hingga runcing seperti ini:
select and scale

-Sekarang, kapal pun sudah siap tempur...
kapal tempur

- Saya menambahkan jendela dibagian depan. Cara membuatnya, dengan memilih empat polygon yang menyerupai kaca pesawat dan menggunakan tombol Inset dan Extrude supaya menjorok kedalam...

-Agar pesawat lebih mulus lagi, tambahkan Modifier List: Turbo Smooth dengan iterations=2.
modifier list

- Hasilnya setelah dirender dan diberi material:
pesawat tempur
Pesawat Tempur by Tedi Permana dengan 3DS MAX

Untuk material, saya menggunakan warna dasar putih dengan specular tinggi supaya terlihat kinclong. Selain itu, pada tab maps, saya mengaktifkan ceklis diffuse color dan bump dengan gambar tembok supaya terlihat kasar dan tidak terlalu polos

Hasilnya memang sangat sederhana, tapi saya harap agan paham dengan teknik dasar dari box modeling ini. Dengan mengetahui dasar box modeling ini, agan bisa membuat model yang lebih rumit lagi sesuai kreatifitas agan masing-masing. Selamat berkarya....
Semoga Bermanfaat... 

Minggu, 24 November 2013

Sifat – Sifat Sinar Radioaktif


a. Sifat-Sifat Fisik Unsur Radioaktif
Inti atom terdiri atas neutron. Massa suatu inti selalu lebih kecil dari jumlah massa proton dan neutron. Selisih antara massa inti yang sebenarnya dan jumlah massa proton dan neutron penyusunnya disebut defek massa.
Contoh
Massa sebuah atom (_2He4) yang ditentukan dengan spektrograf massa adalah 4,002603 sma. Massa proton 1,007277 sma, massa elektron 0,0005486 sma, dan massa netron 1,008665 sma. Massa atom (_2He4) terhitung adalah:
= (2 × 0,0005486 sma) + (2 × 1,007277 sma) + (2 × 1,008665 sma) = 4,032981 sma Defek massa = 4,032981 sma – 4,002603 sma = 0,030378 sma
Defek massa ini merupakan ukuran energi pengikat neutron dan proton. Energi pengikat inti merupakan energi yang diperlukan untuk menguraikan inti (energi yang dilepaskan jika inti terbentuk). Energi pengikat inti dapat dihitung dengan mengalikan defek massa dalam satuan massa atom per nukleon dengan faktor konversi massa energi yang besarnya 932 MeV/sma.
Contoh
Atom (_26Fe56) mengandung 26 proton, 30 neutron, dan 26 elektron.
Massa dari partikel-partikel ini adalah:
p = 1,007277 sma
n = 1,008665 sma
e = 0,0005486 sma
Massa (_26Fe56) menurut perhitungan adalah:
= (26 × 1,007277 sma) + (30 × 1,008665 sma) + (26 × 0,0005486 sma) = 56,4634 sma
Massa menurut pengamatan adalah 55,9349 sma.
Defek massa = 56,4634 sma –55,9349 sma = 0,5285 sma
Energi pengikat inti Fe adalah: = 0,5285 × 932 = 492,56 MeV/sma
Energi pengikat inti Fe per nukleon adalah: = 492,56 56 = 8,796 MeV/nucleon
b. Sifat-Sifat Kimia Unsur Radioaktif
1) Mengalami Peluruhan Radioaktif
Unsur-unsur radioaktif dapat mengalami berbagai peluruhan yaitu, sebagai berikut.
a) Peluruhan alfa
Peluruhan alfa atau radiasi alfa terdiri dari pancaran inti atom helium yang disebut partikel alfa dinyatakan dengan (_2^4)He . Setelah terpancar di udara, partikel alfa bertabrakan dengan molekul udara yang netral. Partikel alfa tidak dapat menembus kulit manusia, tetapi dapat merusak kulit.
Contoh :


b) Peluruhan beta
Pada peluruhan ini, neutron berubah menjadi proton. Pada proses ini tidak terjadi perubahan jumlah nukleon. Ada tiga macam peluruhan beta.
(1) Peluruhan negatron
Di sini terjadi perubahan neutron menjadi proton dengan memancarkan elektron negative atau negatron.
Contoh
(2) Peluruhan positron
Contoh :
(3) Penangkapan elektron. Proses ini jarang terjadi pada isotop alam, tetapi terjadi pada radionuklida buatan.
Contoh
c) Peluruhan gamma

Proses ini seringkali disebut transisi isomer. Pada peluruhan sinar gamma tidak dihasilkan unsur baru karena sinar gamma merupakan energi foton yang tidak bermassa dan tidak bermuatan.
2) Pembelahan Spontan
Proses ini hanya terjadi pada nuklida-nuklida yang nomor atomnya besar dan membelah secara spontan menjadi dua nuklida yang massanya berbeda.
3) Mengalami Transmutasi Inti
Pada tahun 1919, Rutherford berhasil menembak gasnitrogen dengan partikel alfa dan hydrogen dan oksigen.
Reaksi ini merupakan transmutasi buatan pertama yaitu perubahan suatu unsur menjadi unsur lain. Pada tahun 1934, Irene Joliot Curie, putri Marie Curie, berhasil membuat atom fosfor yang bersifat radioaktif dengan menembakkan aluminium dengan sinar alfa yang berasal dari polonium.

Unsur Radioaktif

  1. Perkembangan Keradioaktifan
Pada tahun 1895 W.C. Rontgen melakukan percobaan dengan sinar katode. Ia menemukan bahwa tabung sinar katoda menghasilkan suatu radiasi berdaya tembus besar yang dapat menghitamkan film foto. Selanjutnya sinar itu diberi nama sinar X. Sinar X tidak mengandung elektron, tetapi merupakan gelombang elektromagnetik. Sinar X tidak dibelokkan oleh bidang magnet, serta memiliki panjang gelombang yang lebih pendek daripada panjang gelombang cahaya. Berdasarkan hasil penelitian W.C Rontgen tersebut, maka Henry Becquerel pada tahun 1896 bermaksud menyelidik sinar X, tetapi secara kebetulan ia menemukan gejala keradioaktifan. Pada penelitiannya ia menemukan bahwa garam-garam uranium dapat merusak film foto meskipun ditutup rapat dengan kertas hitam. Menurut Becquerel, hal ini karena garam-garam uranium tersebut dapat memancarkan suatu sinar dengan spontan. Peristiwa ini dinamakan radio aktivitas spontan.
Marie Curie merasa tertarik dengan temuan Becquerel, selanjutnya dengan bantuan suaminya Piere Curie berhasil memisahkan sejumlah kecil unsur baru dari beberapa ton bijih uranium. Unsur tersebut diberi nama radium. Pasangan Currie melanjutkan penelitiannya dan menemukan bahwa unsur baru yang ditemukannya tersebut telah terurai menjadi unsur-unsur lain dengan melepaskan energi yang kuat yang disebut radioaktif.
Ilmuwan Inggris, Ernest Rutherford menjelaskan bahwa inti atom yang tidak stabil (radionuklida) mengalami peluruhan radioaktif. Partikel-partikel kecil dengan kecepatan tinggi dan sinar-sinar menyebar dari inti atom ke segala arah. Para ahli kimia memisahkan sinar-sinar tersebut ke dalam aliran yang berbeda dengan menggunakan medan magnet. Dan ternyata ditemukan tiga tipe radiasi nuklir yang berbeda yaitu sinar alfa, beta, dan gamma. Semua radionuklida secara alami memancarkan salah satu atau lebih dari ketiga jenis radiasi tersebut.
2. Sinar-sinar radioaktif mempunyai sifat-sifat:
1. Dapat menembus kertas atau lempengan logam tipis.
2. Dapat mengionkan gas yang disinari.
3. Dapat menghitamkan pelat film.
4. Menyebabkan benda-benda berlapis ZnS dapat berpendar (fluoresensi).
5. Dapat diuraikan oleh medan magnet menjadi tiga berkas sinar, yaitu sinar α, β,
dan γ.

3. Macam-macam sinar radioaktif
1. Sinar Alfa (α)
Radiasi ini terdiri dari seberkas sinar partikel alfa. Radiasi alfa terdiri dari partikel-partikel yang bermuatan positif dengan muatan +2 dan massa atomnya 4. Partikel ini dianggap sebagai inti helium karena mirip dengan inti atom helium. Sewaktu menembus zat,sinar α menghasilkan sejumlah besar ion. Oleh karena bermuatan positif partikel α dibelokkan oleh medan magnet maupun medan listrik. Partikel alfa memiliki daya tembus yang rendah. Partikel-partikel alfa bergerak dengan kecepatan antara 2.000 – 20.000 mil per detik, atau 1 –10 persen kecepatan cahaya.

2. Sinar Beta (β)
Berkas sinar β terdiri dari partikel-partikel yang bermuatan negatif dan partikel β identik dengan elektron. Sinar beta mempunyai daya tembus yang lebih besar tetapi daya pengionnya lebih kecil dibandingkan sinar α . Berkas ini dapat menembus kertas aluminium setebal 2 hingga 3 mm. Partikel beta juga dibelokkan oleh medan listrik dan medan magnet , tetapi arahnya berlawanan dari partikel alfa. Selain itu partikel β mengalami pembelokan yang lebih besar dibandingkan partikel dalam medan listrik maupun dalam medan magnet. Hal itu terjadi karena partikel β mempunyai massa yang jauh lebih ringan dibandingkan partikel α

3. Sinar Gamma
Beberapa proses peluruhan radioaktif yang memancarkan partikel α atau β menyebabkan inti berada dalam keadaan energetik, sehingga inti selanjutnya kehilangan energi dalam bentuk radiasi elektromagnetik yaitu sinar gamma. Sinar gamma mempunyai daya tembus besar dan berkas sinar ini tidak dibelokkan oleh medan listrik maupun medan magnet. Sinar gamma mempunyai panjang gelombang yang sangat pendek.

4. Struktur Inti
Inti atom tersusun dari partikel-partikel yang disebut nukleon. Suatu inti atom yang diketahui jumlah proton dan neutronnya disebut nuklida.

 Macam-macam nuklida:
a. Isotop: nuklida yang mempunyai jumlah proton sama  tetapi jumlah neutron berbeda.
Contoh:

b. Isobar: nuklida yang mempunyai jumlah proton dan neutron sama tetapi jumlah proton berbeda.
Contoh:

c. Isoton: nuklida yang mempunyai jumlah neutron sama.
Contoh:


 5. Pita Kestabilan
Unsur-unsur dengan nomor atom rendah dan sedang kebanyakan mempunyai nuklida stabil maupun tidak stabil (radioaktif). Contoh pada atom hidrogen, inti atom protium dan deuterium adalah stabil sedangkan inti atom tritium tidak stabil. Waktu paruh tritium sangat pendek sehingga tidak ditemukan di alam. Pada unsur-unsur dengan nomor atom tinggi tidak ditemukan inti atom yang stabil. Jadi faktor yang memengaruhi kestabilan inti atom adalah angka banding dengan proton.
Inti-inti yang tidak stabil cenderung untuk menyesuaikan perbandingan neutron terhadap proton agar sama dengan perbandingan pada pita kestabilan. Bagi nuklida dengan Z = 20, perbandingan neutron terhadap proton (n/p) sekitar 1,0 sampai 1,1. Jika Z bertambah maka perbandingan neutron terhadap proton bertambah hingga sekitar 1,5.
Inti atom yang tidak stabil akan mengalami peluruhan menjadi inti yang lebih stabil dengan cara:

6. Reaksi pada Inti
Reaksi yang terjadi di inti atom dinamakan reaksi nuklir. Jadi Reaksi nuklir melibatkan perubahan yang tidak terjadi di kulit elektron terluar tetapi terjadi di inti atom. Reaksi nuklir memiliki persamaan dan perbedaan dengan reaksi kimia biasa. Persamaan reaksi nuklir dengan reaksi kimia biasa, antara lain seperti berikut.
a. Ada kekekalan muatan dan kekekalan massa energi.
b. Mempunyai energi pengaktifan.
c. Dapat menyerap energi (endoenergik) atau melepaskan energi (eksoenergik).
Perbedaan antara reaksi nuklir dan reaksi kimia biasa, antara lain seperti berikut.
a. Nomor atom berubah.
b. Pada reaksi endoenergik, jumlah materi hasil reaksi lebih besar dari pereaksi, sedangkan dalam reaksi eksoenergik terjadi sebaliknya.
c. Jumlah materi dinyatakan per partikel bukan per mol.
d. Reaksi-reaksi menyangkut nuklida tertentu bukan campuran isotop.
Reaksi nuklir dapat ditulis seperti contoh di atas atau dapat dinyatakan seperti berikut. Pada awal dituliskan nuklida sasaran, kemudian di dalam tanda kurung dituliskan proyektil dan partikel yang dipancarkan dipisahkan oleh tanda koma dan diakhir perumusan dituliskan nuklida hasil reaksi.
Contoh

Ada dua macam partikel proyektil yaitu:
a. Partikel bermuatan seperti ,   atau atom yang lebih berat seperti
b. Sinar gamma dan partikel tidak bermuatan seperti neutron.
Contoh
  1. Penembakan dengan partikel alfa

2.  Penembakan dengan proton

3. Penembakan dengan neutron

a. Reaksi Pembelahan Inti
Sesaat sebelum perang dunia kedua beberapa kelompok ilmuwan mempelajari hasil reaksi yang diperoleh jika uranium ditembak dengan neutron. Otto Hahn dan F. Strassman, berhasil mengisolasi suatu senyawa unsur golongan II A, yang diperoleh dari penembakan uranium dengan neutron. Mereka menemukan bahwa jika uranium ditembak dengan neutron akan menghasilkan beberapa unsur menengah yang bersifat radioaktif. Reaksi ini disebut reaksi pembelahan inti atau reaksi fisi.
Contoh reaksi fisi.

Dari reaksi fisi telah ditemukan lebih dari 200 isotop dari 35 cara sebagai hasil pembelahan uranium-235. Ditinjau dari sudut kestabilan inti, hasil pembelahan mengandung banyak proton. Dari reaksi pembelahan inti dapat dilihat bahwa setiap pembelahan inti oleh satu neutron menghasilkan dua sampai empat neutron. Setelah satu atom uranium-235 mengalami pembelahan, neutron hasil pembelahan dapat digunakan untuk pembelahan atom uranium-235 yang lain dan seterusnya sehingga dapat menghasilkan reaksi rantai. Bahan pembelahan ini harus cukup besar sehingga neutron yang dihasilkan dapat tertahan dalam cuplikan itu. Jika cuplikan terlampau kecil, neutron akan keluar sehingga tidak terjadi reaksi rantai.
b. Reaksi Fusi
Pada reaksi fusi, terjadi proses penggabungan dua atau beberapa inti ringan menjadi inti yang lebih berat. Energi yang dihasilkan dari reaksi fusi lebih besar daripada energy yang dihasikan reaksi fisi dari unsur berat dengan massa yang sama. Perhatikan reaksi fusi dengan bahan dasar antara deuterium dan litium berikut.

Reaksi-reaksi fusi biasanya terjadi pada suhu sekitar 100 juta derajat celsius. Pada suhu ini terdapat plasma dari inti dan elektron. Reaksi fusi yang terjadi pada suhu tinggi ini disebutreaksi termonuklir. Energi yang dihasikan pada reaksi fusi
7. Waktu paro
Waktu pro adalah waktu yang dibutuhkan unsur radioaktif untuk mengalami peluruhan sampai menjadi 1/2 kali semula (masa atau aktivitas).
Rumus:


Nt = massa setelah peluruhan
N0 = massa mula-mula
T = waktu peluruhan
t( 1)/2 = waktu paro
Contoh:
Suatu unsur radioaktif mempunyai waktu paro 4 jam. Jika semula tersimpan 16 gram unsur radioaktif, maka berapa massa zat yang tersisa setelah meluruh 1 hari ?
Jawab :


8. Kegunaan radioaktif 
A. Sebagai Perunut
1. Bidang Kedokteran
Digunakan sebagai perunut untuk mendeteksi berbagai jenis penyakit, antara lain:
a. 24Na, mendeteksi adanya gangguan peredaran darah.
b. 59Fe, mengukur laju pembentukan sel darah merah.
c. 11C, mengetahui metabolisme secara umum.
d. 131I, mendeteksi kerusakan pada kelenjar tiroid.
e. 32P, mendeteksi penyakit mata, liver, dan adanya tumor.

2. Bidang Industri
Digunakan untuk meningkatkan kualitas produksi, seperti pada:
a. Industri makanan, sinar gama untuk mengawetkan makanan, membunuh mikroorganisme yang menyebabkan pembusukan pada sayur dan buahbuahan.
b. Industri metalurgi, digunakan untuk mendeteksi rongga udara pada besi cor, mendeteksi sambungan pipa saluran air, keretakan pada pesawat terbang, dan lain-lain.
c. Industri kertas, mengukur ketebalan kertas.
d. Industri otomotif, mempelajari pengaruh oli dan aditif pada mesin selama mesin bekerja.

3. Bidang Hidrologi
a. 24Na dan 131I, digunakan untuk mengetahui kecepatan aliran air sungai.
b. Menyelidiki kebocoran pipa air bawah tanah.
c. 14C dan 13C, menentukan umur dan asal air tanah.

4. Bidang Kimia
Digunakan untuk analisis penelusuran mekanisme reaksi kimia, seperti:
a. Dengan bantuan isotop oksigen–18 sebagai atom perunut, dapat ditentukan asal molekul air yang terbentuk.
b. Analisis pengaktifan neutron.
c. Sumber radiasi dan sebagai katalis pada suatu reaksi kimia.
d. Pembuatan unsur-unsur baru.

5. Bidang Biologi
a. Mengubah sifat gen dengan cara memberikan sinar radiasi pada gen-gen tertentu.
b. Menentukan kecepatan pembentukan senyawa pada proses fotosintesis menggunakan radioisotop C–14.
c. Meneliti gerakan air di dalam batang tanaman.
d. Mengetahui ATP sebagai penyimpan energi dalam tubuh dengan menggunakan radioisotop 38F.

6. Bidang Pertanian
a. 37P dan 14C, mengetahui tempat pemupukan yang tepat.
b. 32P, mempelajari arah dan kemampuan tentang serangga hama.
c. Mutasi gen atau pemuliaan tanaman.
d. 14C dan 18O, mengetahui metabolisme dan proses fotosintesis.

7. Bidang Peternakan
a. Mengkaji efisiensi pemanfaatan pakan untuk produksi ternak.
b. Mengungkapkan informasi dasar kimia dan biologi maupun antikualitas pada pakan ternak.
c. 32P dan 35S, untuk pengukuran jumlah dan laju sintesis protein di dalam usus besar.
d. 14C dan 3H, untuk pengukuran produksi serta proporsi asam lemak mudah
menguap di dalam usus besar.

B. Sebagai Sumber Radiasi
1. Bidang Kedokteran
Digunakan untuk sterilisasi radiasi, terapi tumor dan kanker.

2. Bidang Industri
Digunakan untuk:
a. Perbaikan mutu kayu dengan penambahan monomer yang sudah diradiasi, kayu menjadi lebih keras dan lebih awet.
b. Perbaikan mutu serat tekstil dengan meradiasi serat tekstil, sehingga titik leleh lebih tinggi dan mudah mengisap zat warna serta air.
c. Mengontrol ketebalan produk yang dihasilkan, seperti lembaran kertas, film, dan lempeng logam.
d. 60Co untuk penyamakan kulit, sehingga daya rentang kulit yang disamak dengan cara ini lebih baik daripada kulit yang disamak dengan cara biasa.

3. Bidang Peternakan
Digunakan untuk:
a. Mutasi gen dengan radiasi untuk pemuliaan tanaman.
b. Pemberantasan hama dengan meradiasi serangga jantan sehingga mandul.
c. Pengawetan bahan pangan dengan radiasi sinar-X atau gama untuk membunuh telur atau larva.
d. Menunda pertunasan pada bawang, kentang, dan umbi-umbian untuk memperpanjang masa penyimpanan.

Dampak negatif dari radiasi zat radioaktif, antara lain:
1. Radiasi zat radioaktif dapat memperpendek umur manusia. Hal ini karena zat radioaktif dapat menimbulkan kerusakan jaringan tubuh dan menurunkan
kekebalan tubuh.
2. Radiasi zat radioaktif terhadap kelenjar-kelenjar kelamin dapat mengakibatkan kemandulan dan mutasi genetik pada keturunannya.
3. Radiasi zat radioaktif dapat mengakibatkan terjadinya pembelahan sel darah putih, sehingga mengakibatkan penyakit leukimia.
4. Radiasi zat radioaktif dapat menyebabkan kerusakan somatis berbentuk lokal dengan tanda kerusakan kulit, kerusakan sel pembentuk sel darah, dan kerusakan sistem saraf.

9. Pengaruh Radiasi pada Makhluk Hidup
Akibat radiasi yang melebihi dosis yang diperkenankan dapat menimpa seluruh tubuh atau hanya lokal. Radiasi tinggi dalam waktu singkat dapat menimbulkan efek akut atau seketika sedangkan radiasi dalam dosis rendah dampaknya baru terlihat dalam jangka waktu yang lama atau menimbulkan efek yang tertunda. Radiasi zat radioaktif dapat memengaruhi kelenjarkelenjar kelamin, sehingga menyebabkan kemandulan. Berdasarkan dari segi cepat atau lambatnya penampakan efek biologis akibat radiasi radioaktif ini, efek radiasi dibagi menjadi seperti berikut.
1. Efek segera
Efek ini muncul kurang dari satu tahun sejak penyinaran. Gejala yang biasanya muncul adalah mual dan muntah muntah, rasa malas dan lelah serta terjadi perubahan jumlah butir darah.
2. Efek tertunda
Efek ini muncul setelah lebih dari satu tahun sejak penyinaran. Efek tertunda ini dapat juga diderita oleh turunan dari orang yang menerima penyinaran.

Minggu, 10 November 2013

10 Ide Kreatif Mengubah Celana Jeans Bekas

Siapa yang tidak mengenal celana jeans? Celana paling populer di seluruh dunia ini menjadi celana paling banyak dipakai di seluruh dunia. Selain nyaman dipakai, celana jeans juga cocok dipadukan dengan berbagai pakaian. Bahkan perancang busana kenamaan, mendiang Yves Saint Laurent, menyebut blue jeans sebagai karya yang paling spektakuler, paling praktis, paling rileks, dan tidak ambil pusing. 
Pada artikel ini kita akan mengulas berbagai ide ide kreatif untuk mengubah dan mengolah jeans bekas menjadi barang yang dapat digunakan kembali. Mulai dari mengubah jeans bekas menjadi tas yang unik, sarung untuk smartphone, hingga menjadi sepatu. Dengan sedikit ketrampilan seperti menjahit dan menggunakan jarum/benang, kamu sendiri pun dapat mengolah jeans yang sudah tidak terpakai menjadi barang yang berguna dengan keunikan tersendiri.
Temukan juga berbagai ide-ide kreatif di munabiru.com

1. Mengubah Jeans Bekas Menjadi Tote Bag

mengolah jeans bekas diy 07
mengolah jeans bekas diy 08
Tote bag dengan sentuhan tali merah ini juga dibuat dengan bahan jeans bekas. Didesain oleh Bar Rucci salah satu penggiat DIY dari Perancis, DIY tote bag ini dapat kamu buat sendiri dengan ketrampilan menjahit. Bagi kamu yang gemar atau memiliki hobi dengan menjahit, kamu dapat mencobanya sendiri. Untuk mempermudah pembuatan tas unik ini, kamu dapat mendownload pola yang disediakan disini.
Via: artbarblog.com

2. Mengubah Jeans Bekas Menjadi Pouch Bag mengolah jeans bekas diy 15

Pouch Bag cantik ini didesain oleh Jessica Rebelo yang juga berprofesi sebagai desainer grafis. Proses pembuatan tas ini cukup mudah, dengan bahan jeans bekas, peralatan jahit dan sentuhan artistik tas ini memiliki tampilan yang unik. Untuk pembuatan selengkapnya dapat dilihat disini.

3. Mengubah Jeans Bekas Menjadi Smartphone Case

mengolah jeans bekas diy 17 mengolah jeans bekas diy 18
Berbagai macam sarung kamera smartphone dapat kita jumpai di berbagai toko, namun bagaimana jika kamu dapat membuatnya sendiri dengan memanfaatkan jeans bekas. Tentunya akan menjadi sarung yang unik dan yang paling penting dapat membuat kamu tampak berbeda. Untuk mengetahui lebih lengkap pembuatan sarung smartphone unik ini dapat kamu lihat disini.
Via: blog.freepeople.com

4. Mengubah Jeans Bekas Menjadi Tas Kamera

mengolah jeans bekas diy 19
Jeans bekas juga dapat mempermudah dan melindungi kamera poket kesayangan kamu. Jika kamu tertarik membuat tas ini, sang desainer juga menyediakan pola yang dapat kamu download disini. Untuk melihat penjelasnnya lebih lanjut dapat dilihat disini.
Via: evilmadscientist.com

5. Mengubah Jeans Bekas Menjadi Tas Gadget mengolah jeans bekas diy 21

Sarung penyimpanan gadget ini didesain untuk melindungi gadget-gadget kesayangan kamu, terutama dari goresan kunci, pena dan benda-benda lain yang ada di tas. Dengan menambahkan tali, sarung ini juga dapat berfungsi seperti tas, dengan desain yang compact dan terlihat unik. Proses pembuatan dan penjelasan lebih lanjut dapat kamu lihat disini.
Via: instructables.com

6. Mengubah Jeans Bekas Menjadi Tas Makanan (Snack Bag)

mengolah jeans bekas diy 03
Tas Makanan (Snack Bag) ini salah satu favorit saya, selain memiliki tampilan desain yang cantik, tas ini dibuat dengan sederhana. Material utama yang diperlukan sangat mudah untuk dijumpai, seperti jeans bekas dan tali/ikat pinggang bekas. Dibuat oleh blogger between the lines, dalam blognya kamu juga akan menjumpai berbagai macam karya yang unik dan banyak yang dibuat dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas. Untuk melihat penjelasan dan proses pembuatannya lebih lanjut dapat dilihat disini.
Via: betweenthelines.blogspot.com

7. Mengubah Jeans Bekas Menjadi Sepatu

mengolah jeans bekas diy 01
Desain sepatu slipper ini dibuat oleh Sarah Anderson, dengan menggunakan material yang mudah dijumpai dan sedikit ketrampilan, membuat sepatu dari jeans bekas ini juga dapat kamu lakukan sendiri. Pada situsnya kamu juga dapat mendownload pola sepatu.
Via: donight.com

8. Mengubah Jeans Bekas Menjadi Tempat Pensil

mengolah jeans bekas diy 20
Siapa yang mengira jeans bekas juga dapat digunakan untuk membuat tempat pensil unik ini. Tempat pensil ini dibuat dengan bahan-bahan bekas seperti styrofoam dan tentunya celana jeans bekas. Untuk mengetahui proses pembuatannya lebih lanjut dapat dilihat disini.
Via: craftsandcoffee.com

9. Mengubah Jeans Bekas Menjadi Sampul Buku Agenda

mengolah jeans bekas diy 09
Bosan dengan penampilan buku agenda kamu? Mungkin kamu dapat membuat tampilan agenda kamu menjadi lebih unik dengan menggunakan jeans bekas. Sesuai dengan namanya “The Green Journal” buku agenda dari bahan jeans bekas ini dibuat untuk mendukung gerakan hijau. Proses pembuatannya dapat kamu lihat disini.

10. Mengubah Jeans Bekas Menjadi Sandal

mengolah jeans bekas diy 23 mengolah jeans bekas diy 24

Ingin merubah tampilan sandal jepit kamu, mungkin kamu dapat melakukannya dengan menambahkan jeans bekas seperti pada foto diatas. Selengkapnya dapat dilihat disini.
Via: instructables.com

Temukan juga berbagai ide-ide kreatif di munabiru.com